Minggu, 21 Desember 2014

Kejahatan? Pencopetan? Ini tipsnya….



Kejahatan? Pencopetan? Ini tipsnya….

Tingkat kejahatan di Indonesia cukup mengkhawatirkan dan dapat mengintai siapa pun tak peduli jenis kelaminnya. Pada tahun 2004 jumlah kejahatan pidana meningkat 23.955 kasus atau 12,2% dari 196.931 kasus menjadi 220.886 kasus pada 2004. Sedangkan pada tahun 2005 peningkatan lagi sebesar 19,1% hingga mencapai 263.063. Berikut adalah data kejahatan di Indonesia yang dirangkum dari Badan Pusat Statistik (BPS) pada 3 tahun terakhir:
·        Angka kejahatan 2010= 332.490
·        Angka kejahatan 2011 = 347.605
·        Angka kejahatan sampai November 2012 = 316.500
·        Angka Kejahatan 2013 = 305. 708

Dengan banyaknya angka kejahatan tersebut sama artinya dengan Setidaknya, tiap satu menit dan 31 detik atau 91 detik kejahatan muncul dan hal tersebut terjadi selama 2012-2013.
Merujuk data yang dimiliki Mabes Polri, penanganan kasus kejahatan yang dapat diselesaikan pada 2012 sebanyak 167.653 kasus dari total 316.500 kasus kejahatan. Angka ini seperti diterangkan bekas Kadiv Humas Polri setara 53 persen. Itu artinya Tidak lebih dari 60% kasus kejahatan di Indonesia di Indonesia terselesaikan oleh pihak yang berwenang. Kerugian yang ditimbulkan dari kejahatan pun sangat tinggi karena kejahatan properti sulit diselesaikan dan hanya sebagian kecil yang dapat dikembalikan. 

Diatas merupakan fakta presentase kejahatan di ndonesia. Nah ,untuk itu kita harus berhati- hati sekalipun kita berada di lingkungan akademik. Oleh karena itu,  kali ini kita akan membahas kasus yang rawan di jatinangor, yakni pencopetan yang merupakan salah satu kejahatan yang kecil tapi sangat merugikan yakni . Pencopetan disini yakni pencopetan barang berharga seperti dompet dan handphone di angkot. Hal ini, biasanya dikarenakan ketledoran kita tidak menyimpan dan menjaganya dengan baik. Hal ini sering terjadi oleh mahasiswa yang sedang naik angkot dan menjatuhkan hape lalu turun dari angkot dan kemudian langsung hilang.
Nah untuk menghindarinya, langsung check aja tips and trick di bawah ini.
  1. Simpanlah barang berharga seperti dompet atau handphone di dalam tas yang tertup. Hal ini dikarenakan mudahhnya copet unuk mengambil barang berharga dari tas yang terbuka atau seperti totte bag dengan cara menyobek dengan cutter.
  2. Jangan simpan handpone di saku jaket. Hal ini dikarenakan mudah jatuh saat kita berdiri untuk turun dari angkot dan akan susah ditemukan jika kita mencari kembali setelah kita turun.
  3. Berhati-hatilah jika anda turun dari angkot akan tetapi ter stuck oleh kaki orang. Ditambah lagi ketika anda terjebak saat berada di sisi pintu saat akan turun (dalam keadaan menempatkan handphone ataupun dompet di saku jaket ataupun saku jeans), hal ini sangat memudahkan pencopet untuk mengmabil dengan sekejap.
  4. Jika anda yakin merasa kehilangan setelah turun dari angkot, lihatlah sekitar. Biasanya orang yang ada di dalam angkot yang mengambil barang berharga kita akan turun dan pindah ke mobil dan langsung pergi.
nah, diatas adalah beberapa tips dan trick untuk menghindari pencopetan di dalam angkot. Jangan lupa agar selalu menjaga barang bawaan anda agar tetap aman. Karena kita akan merasa menyesal jika sudah kehilangan .

(nia hepy kirana –fuzna A. Simbolon)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar